NewsPolitik

Hadir di Pentas Budaya Bayan Expo Mulud Adat 2023, Panwascam Bayan Ajak Masyarakat Awasi Pemilu 2024

Lombok Utara (netlombok) –

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengajak masyarakat untuk mengawasi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kordinator Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Panwaslu Kecamatan Bayan, Dedy Muslihadi SE, saat hadir sebagai narasumber pada Pentas Budaya Bayan Expo Mulud Adat 2023 yang digelar di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Rabu (27/9/23) malam.

Pada kesempatan itu, Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat dari semua kalangan terutama anak-anak muda untuk berperan aktif mengawasi Pemilu 2024 mendatang, dengan memastikan tidak adanya Politik Sara, Money Politic, dan Berita Hoaks.

Menurut Dedy, angka penyebaran Hoaks. menjelang pemilu sangat tinggi, apalagi ketika Pemilu 2019 yakni 3.356 Hoaks.

“Menurut laporan Menkominfo, pada Pemilu 2019 lalu terdapat 3.356 Hoaks, dan angka ini sangat tinggi,” ujar Dedy.

Jika hal ini tidak di cegah, kata Dedy, bisa-bisa akan menimbulkan konflik perpecahan ditengah-tengah masyarakat dan akan merusak persatuan sesama anak bangsa.

Selain itu, Dedi sapaan akrabnya juga mengajak kepada masyarakat agar melaporkan setiap dugaan apbila terjadi pelanggaran Pemilu 2024.

“Kalau sekiranya masyarakat menemukan adanya dugaan pelanggan Pemilu 2024, maeh (Ayo-red), laporkan ke kami, kepada Bawaslu,” serunya.

Ia juga mengajak generasi muda sebagai garda terdepan agar memberikan edukasi atau pendidikan Politik kepada masyarakat terkait kepemiluan termasuk melawan hoax dan politik uang.

“Berikan edukasi kepada masyarakat kita, teman-teman pemuda, sekaligus mengajak teman-teman komunitas dan forum warga untuk turut andil memberikan edukasi politik terkait bahaya politik uang dan bahaya berita hoaks,” jelas Dedy.

Menurutnya, pengawasan partisipatif atau keterlibatan semua unsur masyarakat sangat dibutuhkan dalam mengawasi Pemilu 2024 mengingat jumlah tim pengawas di desa tidak banyak.

“Sehingga kami mengajak efe pada selapuk (bapak-ibu semuanya-red), bersama-sama untuk mengawasi Pemilu 2024 mendatang,” harapnya.

Sebelum mengakhiri sosialisasinya, Panwaslu Kecamatan Bayan sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan Karang Taruna Pelita Bayan karena memberikan ruang bagi Bawaslu memberikan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada masyarakat terutama bagaimana mencegah hoax dan money politik pada Pemilu 2024 mendatang.

Dedy juga berharap, kegiatan seperti ini tetap terus berjalan, dan mengajak semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi mengawasi Pemilu 2024.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button