EkonomiHeadlineNews

Bulog Sudah Operasikan Maksimal Pabrik Penggilingan Beras Terbesar di Indonesia Timur

Sumbawa (netlombok) –

Perum Bulog sudah mengoperasikan pabrik penggilingan beras modern atau Modern Rise Milling Plant (MRMP) terbesar di indonesia timur secara optimal.

Ini patut menjadi kebanggaan masyarakat, khususnya Nusa Tenggara Barat. MRMP ini berlokasi di Unter Malang, Kecamatan Lape, kabupaten Sumbawa Besar.

Mesin penggilingan beras modern terbesar atau MRMP di Sumbawa ini mampu memproduksi 120 ton beras aneka kualitas dalam sehari. Sesuai kapasitas produksi maksimal MRMP.

“MRPM terdiri dari beberapa mesin. Termasuk diantaranya 4 mesin dryer dengan masing-masing kapasitas produksi per unit 30 ton sehingga total produksinya sebanyak 120 ton perhari,” kata Pimpinan Wilayah BULOG NTB David Susanto, Sabtu (28/10/2023).

Selain itu, MRMP ini juga memiliki silo untuk penyimpanan gabah sebelum diproses. Terdapat 3 silo dengan kapasitas masing masing silo 2.000 ton gabah (3 silo = 6.000 ton).

David menegaskan, dryer di MRMP ini dapat mengeringkan gabah dalam waktu sekitar 10 – 15 jam tergantung kadar air gabah. Semakin kecil kadar air maka semakin cepat proses pengeringan. Dengan kadar air di angka 28 persen, jika dilakukan proses pengeringan secara manual menggunakan cahaya matahari.

David juga menceritakan alur produksi hingga mnejadi beras yang siap untuk di konsumsi. Dimulai dari proses penimbangan setelah itu di masukkan ke dryer untuk pengeringan, kemudian masuk ke RMU (Race Milling Unit) untuk proses menjadi beras.

Dalam RMU sendiri lanjutnya, terdapat prosesnya pencacah kulit, kemudian destoner atau pemisah batu, setelah PK masuk ke polisher untuk di poles kulit-kulit sehingga menjadi beras yang dikemas menjadi isian 5 dan 25 kilogram.

“Kemasan yang sudah jadi itu kita di distribusikan masih di dalam daerah yakni sumbawa dan mataram. Untuk sementara beras medium menjadi produksi utama sesuai dengan kebutuhan konsumen karena permintaan pasar,” bebernya.

Selain itu, MRMP sendiri banyak memiliki Keunggulan seperti color sorter dimana bulir bulir padi yang kuning hitam di pisahkankan langsung oleh mesin sortir secara otomatis.

Pabrik penggilingan padi modern atau MRMP ini juga bisa menghasilkan beras tanpa menir atau beras kepala disesuaikan dengan permintaan konsumen. Apakah pilihannya dibuat broken 15 persen atau broken 10 persen, bisa dilakukan dan drajat sosoh bisa hingga 100 persen.

Untuk diketahui, pabrik penggilingan padi modern MRPM ini ada 10 unit di Indonesia. Dari 10 unit tersebut masing-masing di pulau Jawa delapan unit, di lampung satu unit dan satu unit lagi di NTB. Nilai investasinya diatas Rp100 miliar.

Dengan adanya MRMP ini, dipastikan proses hilirisasi gabah menjadi beras kemasan standar ekspor bisa dilakukan di dalam daerah sendiri. (DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button