News

Disnakeswan NTB Berikayan Pelayanan Kesehatan Hewan Gratis di Desa Tempos

Giri Menang (netlombok) –

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB melaksanakan kegiatan pelayanan Kesehatan hewan gratis di Desa Tempos, Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, bersamaan dengan diluncurkannya program Jumat Salam oleh Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu. Gita Ariadi, M. Si, Jumat (27/10).

Kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan gratis ini dikoordinir langsung oleh Kepala Dinas Nakeswan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, SP., M.Ec.Dev. yang turun langsung bersama Tim Medis dari Disnakkeswan NTB dan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.

Tim Medis yang terdiri dari 9 orang Dokter Hewan dan 8 Paramedis Veteriner melaksanakan vaksinasi hewan ternak gratis di dua kelompok ternak, yaitu Kelompok Ternak Karang Barat dengan jumlah populasi ternak 300 ekor dan Kelompok Ternak Tempos Daya dengan jumlah populasi ternak 200 ekor.

Muhammad Riadi mengatakan, pilihan pelayanan Kesehatan hewan gratis di Tempos ini karena pertimbangan tingginya populasi sapi disana mencapai 2 ribu ekor lebih. Disnakeswan NTB memberikan pelayanan vitamin ternak, antibiotic, dan obat cacing.

“Seluruh populasi ternak di Tempos akan diberikan pelayanan Kesehatan gratis sampai tuntas,” ujarnya.

Di Desa Tempos memiliki potensi peternakan dan pertanian cukup besar. tapi potensi ini tidak dikelola langsung oleh anak-anak muda di desa setempat. Sehingga pemuda-pemudanya juga diberikan pilihan  pilihan untuk menggeluti apa yang disukai.

“Di sana juga dikembangkan budidaya lele dengan system bioflok, memelihara ikan dengan menggunakan bak dan sedikit air, tidak merepotkan. Kalau sudah jalan biofloknya bagus juga. Kita akan bantu fasilitasi,” imbuhnya.

Riadi menegaskan, target pembinaan di Desa Tempos adalah mendorong populasi ternak sapi disana tumbuh dengan baik. Sehingga potensi peternakan yang ada di Tempos bisa lestarikan. Apalagi jenis sapi yang sudah dikembangkan di Tempos adalah sapi-sapi eksotis yang memiliki potensi ekonomi cukup besar.

“Saya lihat justru sapi-sapi bali populasinya sedikit sekali di Tempos. Yang banyak sapi eksotis. Dan itu yang sedang pemerintah dorong untuk melakukan perbaikan genetic dengan ras unggul. Nanti ternaknya juga bisa di IB (Inseminasi Buatan) gratis untuk menghasilkan sapi-sapi unggulan,” demikian Riadi.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button