News

Tim 02 Akan Telusuri Sumber Kebocoran Hasil Survei Terbaru OMI di Pilkada NTB 2024

Mataram (netlombok.com)-

Survei Olat Maras Institute (OMI) bocor dan beredar luas di media sosial. Sejumlah media turut memberitakannya. Kebocoran hasil survey yang seyogyanya untuk kebutuhan internal Paslon ini sangat disayangkan.

Dalam survey OMI yang bocor ini, pada periode survei 8-12 November 2024, menempatkan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor urut 2, Zulkieflimansyah – Suhaili (Zul-Uhel) unggul dibanding dua Paslon lainnya.

Ketua Harian Pemenangan Wilayah Zul-Uhel, H. Heri Susanto mengatakan bersyukur dengan hasil survei OMI, karena merupakan periode survei terbaru. Namun dia menyayangkan survei tersebut bocor dan tersebar ke publik.

“Kami bersyukur dengan survei terbaru OMI. Karena merupakan hasil survei terbaru periode 8-12 November 2024. Alhamdulillah itu menandakan kerja tim kami solid dan terarah,” katanya, Rabu, 13 November 2024.

“Namun dalam hal ini saya menyayangkan bisa bocor ke publik, karena survei tersebut adalah konsumsi  internal kami sebagai langkah dalam menentukan strategi pemenangan,” sambungnya.

Cak Heri sapaan akrabnya mengatakan akan menelusuri mengapa survei internal tersebut bisa bocor ke publik.

“Kami menyayangkan (survei bocor) dan tentu kami menelusuri siapa yang membocorkan,” ujarnya.

Namun Cak Heri mengatakan berani mempertanggungjawabkan hasil survei terbaru OMI secara ilmiah jika ada pihak yang meragukan hasil survei tersebut.

“Tentu secara kualitas hasil survei ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Namun karena pihak OMI belum terdaftar di KPUD NTB di sana kenapa kami tidak mempublikasinya secara resmi,” ujarnya.

Cak Heri mengaku sangat optimis dengan hasil survei OMI yang tidak pernah melesat sejak awal berdiri.

“Kami tetap otpimis bahwa calon kami dalam posisi prima untuk bisa memangkankan pertarungan Pilkada ini,” tutupnya.

Cak Heri juga bersyukur dengan hasil survei terbaru ini, namun pihaknya berharap semua tim baik tingkat wilayah hingga TPS jangan lengah dan santai, justru ibarat kuda pacu, makin mendekati finish, harus makin kencang larinya

“Karena OMI tidak punya track record meleset hasil surveinya,” tandasnya.(r)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button