
Lombok Timur (Netlombok) – Operasi pencarian korban hilang terseret ombak di Pantai Batu Dagong, Jerowaru, Lombok Timur, kembali dilanjutkan hari ini, Rabu (5/11). seorang warga Desa Beleke, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, atas nama Andri (35) dilaporkan hilang setelah dihantam gelombang besar saat sedang memancing.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (4/11) sore, sekitar pukul 15.30 WITA. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Mataram, korban saat itu sedang memancing ikan di Pantai Batu Dagong, Dusun Tabuan, Desa Jerowaru, bersama seorang rekannya.
Saat keduanya fokus melempar kail, tiba-tiba ombak besar datang menghantam dan menghempas mereka. Rekan Andri beruntung berhasil menyelamatkan diri dari gulungan ombak, namun nahas, Andri tak mampu melawan derasnya arus dan langsung hilang terseret.
“Tim Rescue dari Pos SAR Kayangan segera dikerahkan untuk memulai operasi pencarian dan penyelamatan (SAR). Pada hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan melakukan upaya maksimal,” ujar Koordinator Pos SAR Kayangan, Lalu Muh. Hilmi.
Pencarian meliputi tiga metode utama. Yakni penyisiran laut menggunakan perahu karet untuk menyisir permukaan laut. Kedua pemantauan udara dengan mengerahkan drone thermal untuk memantau area perairan dan pesisir. Ketiga penyisiran pesisir dengan elakukan penyisiran intensif di sepanjang garis Pantai Batu Dagong.
“Hingga sore hari ini, korban masih belum ditemukan. Pencarian dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada besok pagi,” ucapnya.
Operasi SAR ini merupakan kolaborasi dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Unit SAR Lombok Timur, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, serta dukungan penuh dari warga setempat dan pihak terkait lainnya. (R)



