WNA Rusia Diduga Dianiaya di Pagesangan, Polsek Mataram Gerak Cepat ke TKP
Mataram (Netlombok)- Ketegangan sempat pecah di kawasan Jalan Sultan Kaharudin, Lingkungan Pagesangan Baru, Kota Mataram, pada Senin malam (2/3). Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Llnur, dilaporkan menjadi korban dugaan penganiayaan sekira pukul 20.00 WITA.
Merespons laporan warga, Personel Piket Fungsi Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Aiptu I Gede Gunartha, langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pertolongan pertama.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa prioritas utama jajarannya saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah memastikan keselamatan nyawa korban yang ditemukan dalam kondisi terluka.
“Begitu menerima informasi, anggota kami langsung bergerak cepat. Fokus utama kami saat itu adalah memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan korban,” ujarnya.
Petugas segera mengevakuasi Llnur ke Rumah Sakit. Langkah medis intensif diambil untuk menstabilkan kondisi korban sebelum berlanjut ke proses hukum. “Setelah dinyatakan stabil oleh tim medis, personel kami langsung mendampingi korban untuk menuntaskan prosedur pelaporan resmi,” tambahnya.
Sementara itu, mengingat status korban sebagai warga negara asing, Polsek Mataram melakukan koordinasi lintas satuan. Sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) penanganan orang asing, perkara ini kini dilimpahkan ke tingkat kepolisian daerah.
“Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, korban kami dampingi menuju Polda NTB untuk penanganan lebih lanjut oleh unit terkait,” tegasnya.
Selain itu, ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh memberikan perlindungan hukum bagi siapa saja yang berada di wilayah hukum Polsek Mataram, termasuk para pelancong mancanegara.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman intensif guna mengungkap kronologi pasti serta motif di balik dugaan penganiayaan tersebut. Identitas terduga pelaku pun tengah dalam penelusuran. Meski sempat memicu perhatian warga sekitar, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif dan terkendali. (r)



