Headline

Mutiara Lombok Berkilau di INACRAFT 2024

Mataram (netlombok)-

Kemilau Mutiara Lombok berhasil mencuri perhatian pada Inacraft 2024, pameran produk kerajinan terbesar di Asia Tenggara.

Indah di pandang dari berbagai sudut. Mutiara asli yang di produksi pembudidaya dari Lombok, Nusa Tenggara Barat itu bisa ditemukan pada The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang berlangsung Jakarta Convention Center (JCC) mulai 28 Februari sampai 3 Maret 2024.

Aneka kerajinan tangan berbahan utama mutiara ini begitu mudah di temukan diantara 1.066 stand yang mengikuti kegiatan tersebut. Lebih dari 5 stand pada ajang tersebut membawa brand Mutiara Lombok.

Beberapa pengusaha nampak sibuk melayani setiap konsumen yang berbelanja maupun menanyakan kelebihan dari mutiara dari suku sasak Lombok tersebut. Ada yang terkagum melihat keindahan warnanya, adapula yang hanya geleng-geleng kepala membayangkan bagaimana perhiasan dari mutiara itu di buat.

“Lombok Pearls are one of the best pearls in the world,” kata Indah Purwanti, pemilik booth Indah Mutiara Lombok (IML).

Mutiara Lombok, memiliki ukuran yang bervariasi dari yang terkecil hingga besar serta kaya akan warna. Kebanggan itu di sampaikan Indah yang sudah membangun usaha ini sejak 12 tahun silam. Selama itu pula, Ia sudah mengikuti 8 kali Inacraft di Jakarta, dan 8 kali mengikuti pameran di sejumlah negara, seperti China, Thailand, Malaysia dan India.

Mengikuti pameran sekelas Inacraft tidak hanya berorientasi keuntungan bagi pengusaha mutiara Lombok. Mereka juga menjadikan ajang pameran internasional ini sebagai momentum untuk mengenalkan mutiara Lombok agar lebih mendunia.

”Siapa saja yang datang ke booth kami akan kami jelaskan, inilah kelebihan mutiara kami.” Ujar Indah.

Sekitar 215 disain mutiara lombok yang dijual IML pada Inacraft kali ini. Mulai dari cincin, kalung, gelang, set, anting dan loose pearls. Banyaknya disain yang di bawa untuk memudahkan konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan dan seleranya.

“Ada best collection kami tu bros, permintaanya tinggi banget mas.” Katanya.

Henny, pengunjung booth IML pada hari pertama langsung transaksi besar senilai Rp65 juta. Tidak tanggung-tanggung, perempuan paruhbaya asal Samarinda, Kalimantan Timur, ini membeli kalung mutiara laut gold karena tergoda melihat keindahannya.

”Cantik ya kalungnya.” ujar Henny.

Dia begitu suka dengan kerajinan mutiara Lombok. Disainnya yang beragam, menuntunnya untuk terus memilih perhiasan mutiara yang di jual Indah Mutiara Lombok di ajang tersebut. ”Setiap pegang selalu tertarik, saya suka mutiara Lombok,” Ujar Henny.

Panitia Inacraft 2024, Dewi Sjafitri, mengakui kehadiran Mutiara Lombok membawa warna tersendiri pada event handcraft berskala Internasional ini. Hasil evaluasi yang dilakukan pada ajang yang sama tahun sebelumnya, transaksi pada booth yang menjual mutiara Lombok mencapai miliyaran rupiah. Angka yang tidak sedikit.

Banyak konsumen hadir ke Inacraft hanya untuk mencari perhiasan berbahan dasar mutiara. Harga yang ditawarkan para peserta juga cukup terjangkau sesuai dengan tingkat kerumitan pembuatannya. Selain itu, jenis mutiara yang digunakan untuk membuat perhiasan.

”Mutiara itu masih produk unggulan kita juga di Inacraft.” kata Dewi.

Dewi Safitri mengatakan, munculnya mutiara dari China menjadi tantangan tersendiri dari pengusaha mutiara Lombok. Harga mutiara China relatif murah, bahkan jauh di bawah harga mutara asli dari Lombok. Butuh kerjasama semua pihak mulai dari pemerintah hingga pembudidaya untuk melawan mutiara impor.

”Dari hulu ke hilir itu harus ada kebijakan yang tepat,” Ujar Dewi.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button