Ekonomi

Sejak Puasa, Kiriman Uang Melalui POS dari Luar Negeri Naik Hingga Rp3 Miliar

Lombok (netlombok)-

Pengiriman uang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat melalui Kantor Pos Mataram mengalami peningkatan cukup drastic. Tercatat hingga pertengah Ramadhan 1444H, pengiriman uang dari pahlawan devisa ini mencapai Rp2 hingga Rp3 milir.

Kepala Kantor Pos Mataram Sigit Sugiharto kepada wartawan, Selasa (11/4/2023) mengatakan bahwa dalam dua pekan terakhir terjadi peningkatan pengiriman uang dari PMI yang bekerja di luar negeri.

“Hanya dari satu produk yakni western union itu ada sekitar Rp 10 miliar untuk satu bulan. Dan posisi pertumbuhan ada di angka sekitar 8 sampai 10 persen di dua minggu terakhir puasa sekitar 2 hingga 3 miliar rupiah. Kenaikan ini juga ada kaitannya dengan kita punya program pemberian sembako kepada nasabah western union,” ujarnya.

“Sembako itu kita berikan secara langsung kemudian diakhir Ramadhan kita juga memberikan hadiah undian berupa kulkan dua pintu, sepeda listrik dan televise. Itu akan kita undi dan semua yang menggunakan layanan wesel pos luar negeri mendapat kesempatan memperoleh undian,” tambahnya.

Dirinya optimis hingga akhir Ramadhan 1444H akan terjadi peningkatan pengiriman dari luar negeri melalui Pos Mataram. Terlebih pada saat menjelas Lebaran Idul Fitri 2023 maka akan banyak PMI yang akan mengirim ke NTB.

Sangat banyak kemudahan yang diperoleh oleh masyarakat ataupun PMI terkait pelayanan melalui PT Pos. Kemudahan itu yakni dengan cukup menyampaikan informasi kode money transfer dan membawa identitas sesui dengan yang disyaratkan.

“KTP boleh dan penerima dari luar negeri boleh memakai passport. Disitu kita hanya mengkroscekkan itu, cocokkan dengan nama. Kita juga sangat teliti terhadap penulisan nama, jadi kalau syaratnya harus huruf (i) jangan pakai (y). Itu saja kontrolnya sehingga tidak ada kesulitan, tidak ada potongan tidak ada biaya administrasi apapun dan semua bisa mengambil sesuai dengan jumlah nominal yang dikirimkan serta sesuai dengan kursnya,” ungkapnya.

Pengiriman dari luar negeri ini didominasi dari PMI yang bekerja di Arab Saudi, Hongkong, Malaysia dan Taiwan. Sebagian besar daerah tujuan pengiriman ini ditujukan kepada warga yang ada di Kabupaten Lombok Tengah yang mencapai 60 persen.

“Jadi kantor pos cabang yang ada di Lombok Tengah ini sekarang banyak melayani pengambilan (transaksi) di wilayah Janapria, Praya dan Mujur,” imbuhnya.

Lebih jauh disebutkan Sigit, dengan berbagai macam pola transfer uang yang ada, pilihan terhadap transfer secara tunai juga menjadi pilihan masyarakat.

Pengiriman paket melalui kantor pos juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi. Dalam dua minggu terakhir terjadia peningkatan yang sangat bagus.

Kantor Pos Mataram memiliki 30 kantor cabang di Mataram dan 72 kantor cabang di seluruh NTB yang paling banyak berada di Kabupaten Lombok Timur.(DLN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button