Olahraga

Sengit di Sirkuit Mandalika: Putaran Kedua Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Sukses Cetak Talenta Muda Mendunia

Lombok Tengah (Netlombok)– Deru mesin dan persaingan sengit kembali mengguncang Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Island (NTB). Rangkaian Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series (PMRS) 2026 putaran kedua sukses digelar pada 19-21 Juni 2026, menyajikan aksi adu kecepatan berkelas dari para pembalap terbaik tanah air.

Event bergengsi yang dihelat atas kolaborasi apik PRIDE Motorsport, MGPA, ITDC, dan IMI ini mempertandingkan enam kelas. Empat di antaranya merupakan kelas Kejurnas utama, yakni National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), serta Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) nama baru untuk kelas Junior Sport 150 U-15. Sementara dua kelas pendukung yang tidak kalah panas adalah Underbone 150 (UB150) dan kelas teranyar Junior Sport 250 U-18.

Ajang putaran kedua ini menjadi magnet besar bagi pencinta otomotif. Sebanyak 106 starter bertarung di lintasan, dikawal ketat oleh 390 marshall profesional dan 38 tenaga medis. Total 5.000 penonton hadir langsung memadati tribun sirkuit. Lonjakan penonton ini tak lepas dari langkah taktis MGPA yang menyediakan fasilitas shuttle gratis untuk memudahkan akses masuk ke Grand Stand A.

Tidak hanya riuh di sirkuit, antusiasme juga meledak secara daring melalui kanal YouTube Mandalika Racing Series yang mencatat 228.211 pemirsa live streaming. Lebih dari sekadar balapan, PMRS 2026 turut menggerakkan roda ekonomi lokal dengan menggandeng 12 UMKM kuliner di area paddock dan Grand Stand A. Tahun 2026 menandai tahun ketiga Pertamina secara konsisten mendukung perkembangan motorsport nasional melalui kejurnas ini.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa dukungan berkelanjutan ini adalah bukti nyata kontribusi perusahaan dalam memajukan olahraga otomotif Indonesia.”Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, kami berkomitmen menyediakan wadah kompetisi profesional demi menyiapkan talenta dan bakat pembalap muda Indonesia menuju jenjang internasional,” katanya.

Langkah ini sejalan dengan semangat  Energizing Indonesia, di mana Pertamina tidak hanya hadir memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi motor penggerak yang menginspirasi dan memberdayakan generasi muda untuk membawa nama bangsa ke panggung dunia.

Di atas aspal Mandalika, tensi tinggi tersaji di setiap kelasnya diantaranya: 

Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15: Sebanyak 32 pembalap muda unjuk gigi disokong SARGA Motorsport. Resky YH (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) mengamankan podium utama di Race 1, sementara pembalap lokal NTB, Gian Muhammad Gibran (RX One Media RXT Honda), memukau publik tuan rumah dengan menjuarai Race 2. Resky YH kini memuncaki klasemen dengan 86 poin. 

National Sport 150 (NS150): Fahmi Basam tampil perkasa dengan mencetak double podium (juara di Race 1 & Race 2). Meski demikian, pembalap tuan rumah Aldiaz Aqsal Ismaya sempat mencuri panggung setelah memenangi sesi Superpole Race. Fahmi kokoh memimpin klasemen dengan 91 poin. 

National Sport 250 (NS250): Andi Farid Iztihar (Andi Gilang) dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta tak terbendung dengan menyapu bersih kemenangan di Race 1 dan Race 2. Walau sesi Superpole dimenangi oleh Fahmi Basam, Andi Gilang tetap digdaya di puncak klasemen dengan 119 poin.

National Supersport 600 (NS600): Kelas paling bergengsi ini didominasi oleh pembalap Astra Honda Racing Team, Herjun Atna Firdaus, yang merebut dua podium utama. Sesi Superpole Race berhasil dicuri oleh pembalap Jawa Barat, M. Faerozi Toreqottullah. Herjun memimpin klasemen sementara dengan 113 poin.

Junior Sport 250 U-18:  M. Abid Azhar Musafa melanjutkan tren positifnya sejak putaran pertama dengan kembali merengkuh podium utama ganda (double winner), mengoleksi poin sempurna 100 di puncak klasemen.

Underbone 150 (UB150): Kelas ini menyajikan duel paling rapat. Fadli Rigani memenangi Race 1, sedangkan Rendi Oding merebut Race 2. Untuk sesi Superpole Race dimenangi oleh Dimas Juliatmoko. Konsistensi membawa Rendi Oding nangkring di urutan teratas klasemen dengan 103 poin.

Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menyatakan kepuasannya atas peningkatan kualitas kompetisi yang tersaji di sirkuit kebanggaan Indonesia tersebut. Menurutnya, PMRS merupakan wadah pembinaan yang terstruktur dengan baik.

“Kita bisa melihat kualitas peserta di setiap kelasnya terus meningkat dari kompetisi yang sudah dibangun di Pertamina Mandalika Racing Series. Secara keseluruhan event ini berjalan sukses karena setiap tahun pesertanya bertambah, khususnya di kelas pembinaan Junior U-15,” ungkap mantan pembalap nasional tersebut.

Ananda menambahkan bahwa sistem ini dipersiapkan agar pembalap muda siap naik kelas secara internasional sesuai usia mereka. “Dalam menjalankan event ini tentu saja membutuhkan dukungan semua pihak agar sistem pembinaan pembalap bisa berjalan dengan baik dan benar melalui sebuah kompetisi nasional,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Pertamina Mandalika Racing Series 2026 direncanakan bergulir sebanyak lima putaran penuh tahun ini. Kesuksesan ajang ini didukung penuh oleh Kementrian Pariwisata RI serta jajaran sponsor industri otomotif dan lokal terkemuka di Indonesia. Informasi hasil lengkap balapan dapat diakses melalui situs resmi di www.mandalikaracingseries.com.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button