Kriminal

Sedang Asik Berpacaran, Sepasang Kekasih Dibegal di Bendungan Padan Duri

Lombok (netlombok)-

Nasib sial menimpa sepasang kekasih di Lombok Timur kena begal di bendungan Padan Duri, Terara. Dua HP berhasil di rampas oleh pelaku, ketika keduanya tengah asik duduk-duduk dipinggir bendungan.

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya pencurian dengan kekerasan atau begal di wilayah desa Pandan Duri Kecamatan Terara, pada Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 18:00 Wita. Dengan korban dua orang yakni Harrul Ummah (19) dan Saipul Bahri (22).

“Kita sudah terima laporannya, yang perempuan melaporkan tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dialami,” ujar Nicolas Oesman.

Kronologi kejadian yang menipa keduanya, bermula pada Rabu 3 Mei 2023 sekitar pukul 12.00 Wita. Saat itu pelapor berangkat dari rumahnya di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaro. Kemudian menjemput pacarnya di Embung Tandang Desa Gunung Rajak Kecamatan Sakra Barat untuk pergi jalan-jalan ke bendungan  Pandan Duri sampai sekitar pukul 15.00 Wita.

“Pada pukul 16.30 Wita ketika pelapor bersama pacarnya sedang duduk-duduk di pinggir bendung, tiba-tiba dihampiri oleh pengendara sepeda motor yang berboncengan,” terangnya.

Kemudian dua orang pelaku yang berboncengan tersebut, salah satunya turun dari sepeda motor, dan langsung menuduh pelapor selingkuh. Setelah itu pelaku menekan kepala pelapor sampai posisi tertunduk.

“Dalam posisi tersebut, pelaku mengambil 2 unit telepon seluler yang berada di tanah yang merupakan millik pelapor dan milik pacarnya,” katanya.

Namun selang 30 detik dalam posisi kepala pelapor tertunduk, dan melihat kepala pacarnya  sudah dalam kondisi terluka. Kemudian pelapor yang melihat hal tersebut berlari ke arah jalan berteriak meminta pertolongan.

Namun kondisinya saat itu situasi sepi dan tidak ada orang yang berada di sekitar lokasi. Akhirnya pelapor Harrul Ummah membonceng korban Saipul Bahri yang dalam keadaan terluka ketempat keluarga  yang berada di Tanak kaken Sakra Barat Kab Lombok Timur.

“Diharapkan kepada para remaja yang ingin berekreasi jangan cari tempat tempat yang sepi,” katanya.

Saat kejadian situasi di sekitar TKP sedang sepi sehingga tidak ada saksi yang melihat pada saat kejadian. Sementara korban Saepul Bahri belum bisa di minta keterangan karena masih di rawat di Puskesmas Rensing, Sakra Barat.

“Korbannya yang perempuan sudah diperiksa, tinggal yang laki belum dan akan didalami oleh polsek sedangkan terkait keamanan anggota tetap patroli dan menghimbau agar di wilayah Panduri masyarakat tetap hati-hati karena wilayahnya agak sepi,” jelasnya. (MYG

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button