News

Diduga Korsleting Listrik, Sebuah Picu Berugak di Lingsar Terbakar

Lombok Barat (Netlombok)- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lingsar bergerak cepat merespons laporan kebakaran yang menghanguskan sebuah berugak (saung kayu khas Lombok) milik warga di Dusun Berembeng Barat, Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, pada Senin (29/6/2026) pagi.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti, personel piket fungsi segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata dampak kerugian. Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.30 WITA. Api dengan cepat menjalar dan membakar habis bangunan berugak milik seorang lansia bernama Ibu Satrah (72).

Selain struktur bangunan, kobaran api juga menghanguskan sejumlah harta benda yang disimpan di dalamnya. Seperti, 1 unit bangunan berugak, 50 kilogram beras, 1 unit lemari plastik berisi pakaian, kasur dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Total kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp7 juta.

Sebelum armada pemadam kebakaran tiba, warga setempat menunjukkan aksi solidaritas yang tinggi. Secara swadaya, masyarakat berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan seadanya dengan memanfaatkan aliran air dari sungai terdekat. Berkat aksi sigap tersebut, amukan si jago merah berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 45 menit.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Barat tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WITA untuk melakukan proses pendinginan serta memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Kapolsek Lingsar, AKP Wiwin Widarti, menegaskan bahwa langkah cepat ini diambil demi memastikan penanganan pasca-bencana berjalan maksimal dan mencegah api merembet ke pemukiman padat penduduk.

“Begitu informasi kami terima, personel langsung menuju lokasi untuk pengecekan TKP, menghubungi petugas pemadam kebakaran, meminta keterangan saksi, serta mendata kerugian korban agar penanganan berlangsung cepat,” ujarnya, Senin (29/6).

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara oleh pihak kepolisian, insiden ini diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting listrik. “Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari bagian atas berugak,” terangnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian warga yang tanggap membantu proses pemadaman. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di hunian masing-masing guna mengantisipasi potensi bencana serupa.

“Saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali aman dan kondusif,” pungkasnya. (RHS)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button