
Mataram (netlombok) – Abbott bersama Real Madrid Foundation resmi meluncurkan inisiatif global bertajuk Beat Malnutrition di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Harapan Project. Langkah ini difokuskan untuk menekan angka kurang gizi pada anak-anak di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya wilayah Sumbawa, melalui edukasi gizi dan pemantauan kesehatan sejak dini.
Melalui kemitraan dengan Harapan Project, organisasi nirlaba yang membina anak-anak kurang beruntung di Sumbawa sebanyak 37 pelatih dan guru dibekali pelatihan khusus untuk mengidentifikasi anak yang berisiko mengalami gangguan pertumbuhan. Pelatihan ini memanfaatkan pita z-score Lingkar Lengan Atas (LiLA), yaitu alat deteksi praktis yang mampu mengenali risiko malnutrisi anak hanya dalam hitungan detik.
Langkah ini menyasar tantangan serius kesehatan anak di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat sebanyak 21,5% balita mengalami stunting, 15,9% memiliki berat badan kurang, dan 8,5% mengalami wasting (sangat kurus). Kondisi ini dinilai berdampak buruk terhadap kemampuan belajar, pertumbuhan fisik, hingga tingkat kesehatan anak di masa depan jika tidak segera ditangani.
Head of Medical Affairs for Abbott’s Nutrition Business in Indonesia, dr. Prawira Winata, MM, MBA, menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan gizi nasional tersebut.
“Malnutrisi pada anak masih menjadi salah satu masalah kesehatan paling mendesak di Indonesia. Kolaborasi adalah kunci untuk mengatasinya,” ujar dr. Prawira Winata.
“Bersama Real Madrid Foundation dan mitra lokal, kami membekali masyarakat dengan edukasi gizi untuk membantu anak-anak menjalani hidup yang lebih sehat dan mencapai potensi terbaik mereka,” tambahnya.
Pada peluncuran program ini, sebanyak lebih dari 100 anak usia sekolah di NTB langsung menjalani pemeriksaan dan skrining kesehatan awal. Pelatihan ini juga memperkuat jaringan rujukan keluarga pasien ke fasilitas kesehatan tingkat pertama agar penanganan lanjutan dapat berjalan optimal.
Inisiatif Beat Malnutrition yang digagas Abbott dan Real Madrid Foundation kini telah menjangkau 14 negara. Sejak 2023, program global ini melatih lebih dari 300 tenaga kesehatan dan relawan, memeriksa gizi lebih dari 12.000 anak, serta memberikan lebih dari 130.000 jam edukasi kesehatan bagi anak dan keluarga di berbagai belahan dunia. (red)



