Belajar Tata Kelola Pelayanan Publik, Pemkab Lombok Utara Kunjungi Pemkot Yogyakarta

TANJUNG (Netlombok) — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memacu peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Guna mempercepat pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), jajaran Pemkab Lombok Utara melakukan kunjungan kerja (kunker) strategis ke Pemerintah Kota Yogyakarta, Kamis (5/11).
Rombongan Pemkab Lombok Utara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. Pertemuan yang sarat akan pertukaran gagasan ini berlangsung di Ruang Yudistira, Balai Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri mengungkapkan bahwa pemilihan Kota Yogyakarta sebagai tujuan kunker bukan tanpa alasan. Pemkot Yogyakarta dikenal memiliki rekam jejak gemilang dan prestasi luar biasa dalam menuntaskan urusan SPM dengan capaian nasional mencapai 99,75 persen menjadikannya salah satu yang terbaik di Indonesia.
“Kami ke sini selain bersilaturahmi, tentu ingin belajar langsung. Pemkot Yogyakarta telah tuntas paripurna dalam pencapaian SPM dengan angka 99,75 persen dan menjadi yang terbaik secara nasional,” ujar Kusmalahadi dengan antusias.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Lombok Utara bertekad menggali kiat-kiat sukses, strategi taktis, serta inovasi tata kelola yang diterapkan Pemkot Yogyakarta agar dapat direplikasi dan disesuaikan dengan karakteristik daerah di Lombok Utara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, membeberkan kunci utama di balik kesuksesan daerahnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kultur inovasi yang terus digulirkan secara konsisten serta dieksekusi dengan baik oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Banyak inovasi yang kami lakukan sehingga SPM bisa tercapai dengan baik. Namun, yang tidak kalah penting adalah terbangunnya sinergi yang kuat,” ungkap Wawan.
Ia juga menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang solid. Kota Yogyakarta, kata Wawan, senantiasa bahu-membahu bersama Keraton Yogyakarta serta Pemerintah Provinsi DIY dalam membangun daerah dan menyajikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi diskusi teknis dan tukar pikiran antara OPD terkait dari kedua daerah. Melalui forum kolaboratif ini, Pemkab Lombok Utara optimistis dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik (best practices) guna mengoptimalkan kualitas pelayanan publik dan mendongkrak capaian SPM di Bumi Tioq Tata Tunaq pada tahun-tahun mendatang. (red)



