Diskominfo Lombok Utara Gelar Bimtek SIDEKA NG, Dorong Desa Digital dan Keterbukaan Informasi

Lombok Utara (Netlombok) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Bidang E-government menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Desa dan Kawasan New Generation (SIDEKA NG). Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan website desa sebagai ujung tombak pelayanan dan keterbukaan informasi publik di tingkat desa.
Kepala Dinas Kominfo KLU, Hairul Anwar, mengatakan bahwa pembangunan desa merupakan komponen vital dalam pembangunan nasional. Ia menyebut desa sebagai ujung tombak pelayanan publik dan basis utama pembangunan daerah. “Dalam era digital dan keterbukaan informasi seperti sekarang, pemerintah dituntut memberikan pelayanan terbaik, termasuk layanan di tingkat desa,” ujarnya, Kamis (6/11)
Optimalisasi website desa sangat penting untuk menyampaikan informasi perkembangan pembangunan dan profil desa secara transparan kepada masyarakat. Mengingat kondisi website desa yang saat ini dinilai belum optimal. “Maka dari itu Kominfo KLU berinisiatif mengundang narasumber dari Kementerian Komdigi untuk memberikan pendalaman teknis terkait pemanfaatan SIDEKA NG,” jelasnya.
Menurutnya penetapan SIDEKA NG sebagai Aplikasi Umum. Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 37 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menyatakan bahwa ‘Setiap Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah harus menggunakan Aplikasi Umum’. Dengan demikian, daerah tidak diperkenankan membangun aplikasi serupa jika sudah termasuk dalam kategori Aplikasi Umum.
“Saya berharap melalui kegiatan Bimtek SIDEKA New Generation ini, seluruh peserta dapat memahami dan menguasai secara utuh sistem ini, mulai dari penginputan data, pengelolaan informasi, hingga pemanfaatannya dalam rangka diseminasi informasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut,Jadikan kegiatan ini sebagai momentum pembelajaran dan perubahan positif dalam tata kelola administrasi pemerintahan desa. Ia mengajak seluruh Kepala Desa dan perangkat desa untuk berkomitmen mengimplementasikan SIDEKA NG di desa masing-masing.
Ia meyakini, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Desa, sistem ini akan menjadi alat bantu yang kuat dalam mewujudkan desa digital yang mandiri, maju, dan berdaya saing. Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung transformasi digital desa melalui peningkatan kapasitas SDM dan integrasi data lintas sektor.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah, yaitu mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera berbasis teknologi informasi dan digital,” pungkasnya. (RHS)



