Pemkab Lombok Utara Perketat Jam Malam Pelajar demi Tekan Potensi Kejahatan Geng Motor

TANJUNG (Netlombok) — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus mengintensifkan razia jam malam bagi para pelajar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi keterlibatan generasi muda dalam aksi geng motor yang belakangan ini meresahkan di Kota Mataram, sehingga dikhawatirkan hal tersebut terjadi di Lombok Utara.
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menyatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terkait kenakalan remaja di wilayahnya relatif kondusif dan terkendali. Meski demikian, pihaknya tidak ingin kecolongan dan tetap mengedepankan langkah pencegahan secara masif.
“Alhamdulillah, di Lombok Utara relatif minim. Walaupun ada satu dua kasus, tapi masih bisa dikendalikan dengan baik melalui kerja sama kita dengan kawan-kawan penegak hukum dan Perlindungan Anak (PPA),” ujar Najmul Akhyar, Senin (2/11).
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan regulasi, Pemkab Lombok Utara telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mengatur pembatasan aktivitas luar rumah bagi anak usia sekolah. Dalam edaran tersebut, para siswa dilarang berkeliaran di luar rumah melebihi pukul 22.00 WITA tanpa alasan yang jelas.
“Surat edaran sudah kita keluarkan, anak-anak kita tidak boleh keluar melebihi jam 10 malam. Jadi kalau ada yang masih berkeliaran di luar jam tersebut, pasti akan ditindak atau dirazia,” tegas Bupati.
Guna memastikan aturan tersebut berjalan efektif, razia lapangan terus digelar secara berkala dengan melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi terkait.
“Tetap jalan, alhamdulillah hampir setiap malam Satpol PP aktif bergerak. Kawan-kawan dari Dinas Sosial dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) serta semua pihak juga ikut berperan aktif,” tambahnya.
Menanggapi laporan serta keluhan masyarakat di media sosial mengenai titik-titik rawan kumpul remaja, seperti di area Koloh Penggolongan, Kecamatan Gangga. Iamemastikan patroli dan pengawasan di titik-titik tersebut akan ditingkatkan.
“Di sana (Koloh Penggolongan, Gangga) yang nanti menjadi salah satu sasaran utama razia kita. Patroli dan razia di titik-titik rawan tersebut akan terus kita tingkatkan,” pungkasnya. (red)



